APK di Kecamatan Sliyeg Semrawut, Penyelenggara dan Pengawas Dinilai Abai

Khaerudin

apk di kecamatan sliyeg

Indramayu – Semrawutnya tanda gambar di musim politik pada Pemilu 2024 ini kembali terjadi, baik di jalan protokol maupun jalan gang desa sampai ke pelosok blok.

Hal ini sangat disayangkan oleh para masyarakat pemerhati di musim politik dari musim ke musim.

Di jalan protokol yang awalnya didominasi oleh tanda gambar kandidat capres-cawapres kini kembali dipenuhi tanda gambar para caleg dari tingkat DPRD kabupaten, DPRD provinsi, sampai DPR RI.

Pohon-pohon yang awalnya bersih kini penuh ditempeli gambar para caleg dengan menggunakan paku, kawat sampai bambu yang sudah di rakit pun banyak disandarkan di pohon-pohon.

Selain itu juga banyak yang menggunakan fasilitas umum lainnya seperti tiang listrik KDKM, tiang Indihome, tiang Telkom dan tembok-tembok warga sekitar sehingga kelihatan dengan jelas menjadi semrawut dan merusak pemandangan.

Ketika team investigasi dari LSM Inovasi Kemaslahatan (IK) menghubungi PPK, Panwas, dan PKD setempat melalui jaringan seluler, mereka terkesan abai dan saling lempar tanggungjawab.

Sekjen LSM IK, Sodikin, berharap kepada petugas yang mempunyai kewenangan terhadap hal ini agar dapat segera menertibkan tanda gambar dan memintanya agar ditempatkan di zonasi yang semestinya supaya tertib.

“Dari tahun ke tahun ketika musim politik tiba semrawut nya tanda gambar seakan tidak bertuan dan tidak ada sosialisasi yang lebih mengena kepada masyarakat yang akan menjadi penyumbang suara,” kata Sodikin, Jum’at (15/12/2023).

Lanjut Sodikin, dalam kegiatan sosialisasi politik para caleg pun kebanyakan hanya berkeinginan mendulang suaranya saja dan tanpa sadar akan sosialisasi tanda gambar bagaimana dan di mana harus dipasang serta bagaimana aturannya.

Hal itu Sodikin sampaikan saat melihat tanda gambar yang banyak terpasang di wilayah Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer