Ada Dugaan Pada Proyek CV Eka Jaya Abadi Di Pecuk ,Aroma Tak Sedap

admintandas

Indramayu – viral sebuah pesan di aplikasi WhatsApp yang mencantumkan dua buah kuitansi. Pesan tersebut ramai di kalangan jurnalis, karena dalam keterangannya, kuitansi tersebut digunakan untuk membayar “koordinasi media”.

Lebih lanjut, didalam kuitansi tersebut tertera sumber dana untuk pembayaran kegiatan, yakni CV Eka Jaya Abadi. Kuitansi pertama dengan titi mangsa 12 September 2023 tertulis sejumlah Rp5.000.000,00, dan yang kedua bertiti mangsa 16 September 2023 berjumlah Rp5.000.000,00 dengan tujuan “pelunasan koordinasi media”.

Diketahui, CV Eka Jaya Abadi merupakan penyedia jasa untuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu dalam proyek Pematangan Lahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Blok Pecuk, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Dalam papan proyeknya, kegiatan yang dilaksanakan oleh CV Eka Jaya Abadi ini memiliki nilai kontrak Rp3.456.700.000,00 yang bersumber dari anggaran APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2023. Dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender.

Munculnya dua kuitansi yang beredar luas tersebut, diduga banyak pihak terkait dengan kegiatan yang sedang dilaksanakan CV yang beralamat di Perum PWS Blok AF.1S No.82A RT.005/002 Kelurahan Keduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Namun, hingga saat ini, baik CV Eka Jaya Abadi maupun penerima kuitansi yang berinisial JA tersebut masih belum memberikan keterangan apapun. Sehingga banyak pihak hingga saat ini mencium ‘Aroma Tak Sedap, yang menyengat pada proyek yang dikerjakan.

Penulis : Khaerudin

Related Post

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer